Sebenarnya perasaan jatuh cinta itu seperti apa ?
Banyak yang mengklaim dirinya sedang jatuh cinta, tapi apakah benar itu cinta ?
Sepertinya kita tidak membutuhkan pernyataan untuk menunjukkan perasaan itu, karena tanpa dikatakan sudah bisa terlihat dari bahasa tubuh. Inilah pengalaman pribadi yang kadang membuat bingung. Saya tidak pernah mengalami ini sebelum orang lain yaitu sahabat saya melihat gerak-gerik saya yang tidak biasa dari biasanya jika sedang membicarakan satu orang yang menjadi topik utama waktu itu. Orang itu, ah sebut saja laki-laki itu, yang lama menjadi teman, teman bicara, teman bekerja, teman bertukar pikiran, dan teman melakukan hal-hal luar biasa.
Setiap kali bertemu seperti menemukan dunia yang berbeda dan saya akan terlena dengan obrolan panjang. Laki-laki itu selalu membawa saya ke dalam petualangan yang saya sukai, motor yang ditungganginya menjadi saksi ketika perasaan itu muncul, bukan perasaan cinta, tapi awalnya sebut saja rasa suka. Entah kenapa dalam perasaan ini berkata 'tak apa tidak memilikinya seutuhnya, tapi dengan melihat punggungnya setiap hari seperti ini sudah membuatku senang'. Wow, perjalanan pulang ke kos menjadi sangat menyenangkan sehabis berkegiatan dengannya. Lantas, saya bertanya pada diri sendiri "Kenapa saya mengatakan seperti tadi ?" Lalu saya pun menyangkal akan perasaan itu lantaran dia sudah punya pacar.
Waktu berlalu begitu cepat, begitulah perasaan kita saat akan berpisah dengannya. Tersenyum lebar-lebar sehingga tidak terlihat pengharapan yang berlebihan untuk tetap bisa bersamanya, biar terkesan ini perpisahan yang indah bagi dua sahabat, sahabat ? ah, status itu kadang harus seperti itu.
BERSAMBUNG...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar